SJ News - шаблон joomla Авто

Mukami Bali | Foto: Litbang IndoNias

Jakarta | IndoNias

Sekretaris Tim Pemenangan Ideal-Siga, Mukami Bali, mengatakan gugatan pasangan Ideal-Siga adalah persoalan cacat syarat yang merupakan wewenangnya PT TUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara). Hal itu sesuai UU No. 1 Tahun 2015. Maka berdasarkan UU tersebut, pihaknya mendaftarkan gugatan ke PT TUN Medan.

“Gugatan mengenai persoalan cacat syarat, bukan kewenangannya MK. Maka dalam amar keputusan MK dikatakan gugatan tidak dapat diterima, bukan dikatakan mengabulkan atau menolak gugatan,” kata Mukami Bali, didampingi Sio Gaho, kepada IndoNias, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Mukami, cacat syarat yang dipersoalkan adalah Sozanolo Ndruru yang dalam pilkada kemarin maju sebagai Calon Wakil Bupati Nias Selatan, berpasangan dengan Hilarius Duha (HD-Sanolo), ternyata saat menjabat pimpinan DPRD Kabupaten Nias Selatan Periode 2009-2014, belum mengembalikan kelebihan biaya perjalanan dinas luar daerahnya pada tahun 2013 sekitar Rp. 69 juta. Jumlah tersebut berdasarkan data temuan BPK Perwakilan Sumatera Utara.

Padahal saat Sozanolo Ndruru maju sebagai peserta pilkada, ujar Mukami, dia membuat surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang dari PN Medan, tentunya dia datang ke PN Medan dengan membawa surat pernyataan tidak sedang memiliki utang. Surat pernyataan itulah yang dijadikan dasar oleh PTUN Medan untuk mengeluarkan surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang.

“Kenyataannya, pada akhir Januari kemarin, utang kepada negara itu dilunasinya. Berarti Sozanolo Ndruru mengakui kalau sebenarnya dia memang punya utang, makanya utang itu dia lunasi,” kata Mukami.

Mukami menyesalkan ketidaktelitian KPU Kabupaten Nias Selatan yang tidak teliti memverifikasi data peserta pilkada, sehingga memungkinkan oknum peserta memanipulasi data. Menurutnya, peserta yang cacat syarat karena memanipulasi data seperti itu harus ditindak tegas dengan cara didiskualifikasi bersama pasangannya.

“Harus didiskualifikasi bersama pasangannya karena mereka maju bersama sebagai peserta pilkada, bukan maju perorangan, jadi tidak bisa hanya didiskualifikasi sendiri. Sebab dengan mengaku tidak memiliki utang, padahal kenyataannya memiliki tanggungan utang, maka mereka sudah melakukan pembohongan. Kebohongan tersebut juga berimbas ke Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau LHKPN di KPK. Artinya mereka juga sudah membohongi KPK, karena LHKPN yang mereka berikan kepada KPK juga sudah cacat syarat atau cacat hukum,” katanya.

Menurut Mukami, analoginya sederhana, seseorang mencalonkan diri sebagai bupati dengan memakai ijazah palsu. Secara administrasi, dengan berbekal ijazah palsunya itu, dia diloloskan oleh KPU untuk maju sebagai salah seorang peserta pilkada. Namun ketika di kemudian hari kebohongannya terbongkar, maka dia harus didiskualifikasi. “Bahkan ketika sudah dilantik sebagai bupati, tetap harus didiskualifikasi,” tegasnya.

Ketika ditanyakan soal PKPU 2, Mukami menjelaskan, dalam PKPU 2 memang benar dikatakan bahwa sengketa pencalonan setelah pendaftaran calon, tetapi apakah hal itu lantas menutup kemungkinan jika ternyata diketahui ada peserta yang cacat hukum meski sudah selesai tahapan, maka menjadi tidak bisa ditindak? 

Sementara didaftarkannya gugatan pasangan Ideal-Siga ke PT TUN, lanjut Mukami, merupakan kelanjutan dari proses di Bawaslu yang mana Bawaslu mengatakan bahwa persoalan cacat syarat yang diadukan Tim Pemenangan Ideal-Siga ke Panwaslih Kabupaten Nias Selatan sudah kadaluwarsa, yang artinya sudah tidak sesuai dengan tahapan.

“Makanya setelah proses administrasi di Panwaslih selesai, itulah dasar kita untuk mengajukan gugatan ke PT TUN. Itulah legal standingnya, bahwa sudah selesai proses administrasi di Panwaslih. Legal standing itu kan kedudukan hukum suatu perkara apakah bisa masuk ke dalam pokok pembahasan perkara,” ujarnya.

Mukami berharap hakim-hakim PT TUN mampu obyektif dalam memahami persoalan ini sehingga mampu membuat keputusan yang seadil-adilnya. Rencananya pada minggu ini hakim PT TUN akan mengambil keputusan terkait gugatan yang diajukan pasangan Ideal-Siga. (in/003)

Berita Populer

  • Terbaru
  • Terpopuler

Mendagri akan sambangi ...

  Menteri Dalam Negeri Tjahjo ...

MUTASI PEGAWAI KABUPATEN ...

Sudah 8 bulan lamanya masa ...

NISEL" MATI GAYA" , ...

Puluhan mobil Truk Terlantar,Asset ...

BUPATI HILARIUS DUHA TAK ...

Didepan Kantor Bupati Nisel, ...

Pemkab Nisbar Gelar ...

Nias Barat | IndoNias Untuk ...

Laporan Marinus Gea ke ...

Komentar akun Sukawani Hia pada ...

NISEL" MATI GAYA" , ...

Puluhan mobil Truk Terlantar,Asset ...

100 Tokoh Nias: Jejak ...

Mantan Wali Kota Medan dan ...

128 Bidan Ikuti Seleksi ...

Foto: Wira Zega Gunungsitoli | ...

13 April Kepala Daerah ...

Gubernur Sumatera Utara Tengku ...

140 Peserta Ikuti ...

Peserta Pemilihan Putri ...

155 Orang PPK Kabupaten ...

Telukdalam │ IndoNias Ketua ...

Tabloid IndoNias Edisi IX

Who's Online

Kami memiliki 38 tamu dan tidak ada anggota online

Kontak Kami

  • Telukdalam, Nias Selatan, Sumatera Utara
  • 0811 

Galeri Foto

Who's Online

Kami memiliki 38 tamu dan tidak ada anggota online

Statistics

OS:  
Linux i
PHP:  
5.5.38
MySQL:  
10.1.21-MariaDB-cll-lve
Waktu:  
10:19
Cache:  
Dinonaktifkan
GZip:  
Dinonaktifkan
Pengunjung:  
4
Artikel:  
837
Tautan Web:  
9