SJ News - шаблон joomla Авто

Konferensi Pers Posko Pemantau dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI Kantor Cabang Gunungsitoli | Foto: Litbang IndoNias

Gunungsitoli | IndoNias

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan tidak ada pungutan biaya untuk Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS-PBI) yang dibagikan kepada masyarakat. Bahkan sejak awal Januari 2016 lalu, BPJS Kesehatan sudah membentuk Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI baik di tingkat Kantor Pusat, Kantor Divisi Regional, Kantor Cabang dan Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota (KLOK). Hal ini dikatakan pada konferensi Pers yang diselenggarakan oleh BPJS Gunungsitoli, beberapa waktu lalu.

Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI ini berfungsi untuk memantau distribusi KIS-PBI yang sudah 100% diserahkan BPJS Kesehatan ke pihak ke-3 (PT Pos/JNE/Mitra BPJS Kesehatan), untuk memastikan apakah KIS-PBI tersebut sudah sampai atau belum ke peserta eks-Jamkesmas sesuai dengan data masterfile.

Posko ini juga dibentuk sebagai langkah antisipasi BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan bagi peserta KIS PBI. Hal ini mengingat, tahun 2015, jumlah peserta KIS-PBI adalah 86,4 juta jiwa, sedangkan di tahun 2016 dari 86,4 juta jiwa yang terdata di tahun 2015 terdapat 1,7 juta jiwa yang tidak lagi berhak mendapatkan bantuan iuran di tahun 2016 berdasarkan SK Menteri Sosial Nomor 170/HUK/2015. Posko ini juga menampung pengaduan tentang distribusi KIS-PBI yang berpotensi masalah antara lain (1) peserta pindah domisili (2) peserta sudah meninggal dunia dan (3) peserta yang sudah tidak miskin lagi, serta permasalahan distribusi lainnya.

BPJS Kesehatan mengimbau, bagi masyarakat yang namanya sudah dinon-aktifkan sebagai peserta KIS-PBI dapat menjadi peserta JKN-KIS non-PBI dengan mendaftarkan diri ke kantor BPJS Kesehatan setempat dan membayar iuran secara rutin setiap bulannya. Mengingat kepesertaan JKN-KIS bersifat wajib, kartu tanda kepesertaan KIS yang sudah diterima agar disimpan karena dapat digunakan kembali setelah mendaftar sebagai peserta JKN-KIS non-PBI. BPJS Kesehatan juga kembali menekankan bahwa peserta yang berhak mendapatkan KIS-PBI tidak dipungut biaya terkait dengan distribusi. Apabila terdapat pungutan biaya agar dapat melaporkan ke Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI di masing-masing wilayah kerja.

Sebagai informasi, Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah tanda kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis. KIS diterbitkan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta jaminan kesehatan termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI).  KIS yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua jenis kepesertaan.

Pertama, kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri (mandiri), ataupun berkontribusi bersama pemberi kerjanya (segmen buruh atau pekerja). Kedua, kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh pemerintah dan iurannya dibayari oleh pemerintah (segmen Penerima Bantuan iuran atau PBI). Untuk Kartu lainnya seperti Kartu Eks Askes, Eks Jamkesmas, KJS, Kartu JKN BPJS Kesehatan, masih tetap berlaku sesuai ketentuan sepanjang belum diganti dengan KIS.

Sejauh ini, dari ke 4 Kabupaten dan 1 Kota di Kepulauan Nias yang sudah terdaftar dalam KIS-PBI baru mencapai 544.523 jiwa. Bagi warga yang ingin mendapatkan informasi mengenai KIS-PBI dapat mengunjungi Kantor Cabang Gunungsitoli atau menghubungi HP: 08116262522 (Satriyo Wibowo).  Selain itu dapat bertanya melalui email ke e-mail bagian pengaduan: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. . Masyarakat juga dapat mengunjungi website www.bpjs.go.id. (in/003)

Berita Populer

  • Terbaru
  • Terpopuler

Mendagri akan sambangi ...

  Menteri Dalam Negeri Tjahjo ...

MUTASI PEGAWAI KABUPATEN ...

Sudah 8 bulan lamanya masa ...

NISEL" MATI GAYA" , ...

Puluhan mobil Truk Terlantar,Asset ...

BUPATI HILARIUS DUHA TAK ...

Didepan Kantor Bupati Nisel, ...

Pemkab Nisbar Gelar ...

Nias Barat | IndoNias Untuk ...

Laporan Marinus Gea ke ...

Komentar akun Sukawani Hia pada ...

NISEL" MATI GAYA" , ...

Puluhan mobil Truk Terlantar,Asset ...

100 Tokoh Nias: Jejak ...

Mantan Wali Kota Medan dan ...

128 Bidan Ikuti Seleksi ...

Foto: Wira Zega Gunungsitoli | ...

13 April Kepala Daerah ...

Gubernur Sumatera Utara Tengku ...

140 Peserta Ikuti ...

Peserta Pemilihan Putri ...

155 Orang PPK Kabupaten ...

Telukdalam │ IndoNias Ketua ...

Tabloid IndoNias Edisi IX

Kontak Kami

  • Telukdalam, Nias Selatan, Sumatera Utara
  • 0811 

Galeri Foto

Who's Online

Kami memiliki 52 tamu dan tidak ada anggota online

Statistics

OS:  
Linux i
PHP:  
5.5.38
MySQL:  
10.1.21-MariaDB-cll-lve
Waktu:  
10:21
Cache:  
Dinonaktifkan
GZip:  
Dinonaktifkan
Pengunjung:  
4
Artikel:  
837
Tautan Web:  
9